Seputar IT dan Kajian Islam

Rabu, 29 April 2020

Implementasi Prototype


baiklah dikesempatan kali ini.. saya akan membagikan sebuah artikel mengenai tahapan rancangan sebuah aplikasi pada bagian implementasi user interface. sebelumnya juga juga saya sudah membahas bagaimana penerapan sebuah user interface yang baik. seringkali mungkin diantara para pengguna yang menggunakan sebuah aplikasi yang kurang memperhatikan user interface oada aplikasi yang ia gunakan, bahkan ia hanya mau memakai nya saja dengan mudah tanpa mau mengambil pelajaran.

baik, langsung saja. artikel akan banyak penuh dengan koreksian. jadi sebelum saya tulis, saya yakin anda adalah org yg lebih dari saya dalam pengetahuan. baik, penetapan user interface aknlan sangat berpengaruh pada tongkat kepuasan pengguna ketika oengguna memakai aplikasi buatan kita. dimanapun, kapanpun, sedangapapun separang penghuna merasakan kmewahan dalam aplikasi anda ataupun kesederhanaan, maka disitulah nilai rating aplikasi anda akan semakin baik.. ketahuilah kunci dari perancangan aplikasi yang menampilkan hasil yang baik akan membuat hasil yang mamuaskan nantinya.. baiklah karna tidak beda jauh materi yang akan saya tulis. maka alangkah baiknya saya mengambil tulisan saya kemarin. dan semoga ini menjadi bahan evaluasi saya.
Disore kali ini, saya akan membagikan sebuah artikel mengenai penerapan user interface. kalau di artikel yang sebelum-sebelumnya saya sudah jelaskan tahapan-tahapan dalam pembuatan aplikasi. Nah, dikali ini nih kita sudah memasuki tahapan yang bisa dibilang important banget yakni penerapan user interface pada aplikasi. lagi-lagi, tahapan pekerjaan ini membutukan ketekunan kamu dalam merancangnya. oleh karena itu, lakukanlah dengan baik sehingga nantinya hasilnya memuaskan.
dalam menerapkan user interface kita dapat menggunakan fungsi dari berbagai aplikasi(untuk catatan : kita tidak dahulu menggunakan database) untuk menerapkan user interface nya. baiklah langsung saja, berikut ini merupakan langkah ataupun cara dalam menerapkan user interface pada microsoft powerpoint. tetapi, sebelumnya kita akan ulangi lagi apa itu pengertian user interface menurut para ahli supaya kamungga lupa ya :

PENGERTIAN UI MENURUT PARA AHLI

1. Menurut Baecker dan Buxton [dalam PRE94] HCI ini didefinisikan sebagai
”serangkaian proses, dialog dan tindakan melalui mana pengguna manusia
mempekerjakan dan berinteraksi dengan komputer”.
2. Menurut ACM-SIGCHI [dalam PRE94] menuliskan definisi tentang HCI
sebagai berikut HCI adalah disiplin yang berkaitan dengan desain, evaluasi dan
pelaksanaan sistem komputasi interaktif untuk digunakan manusia dan dengan
studi fenomena utama yang mengelilingi mereka.
3. Human Computer Interaction (HCI) atau diartikan sebagai interaksi computer
manusia, adalah multi disiplin yang focus pada desain, evaluasi dan implementasi
dari interaksi system computer yang digunakan oleh manusia dan hal lain yang
berada disekitarnya (preece et. al, 2002).
4. Human Computer Interaction merupakan suatu disiplin ilmu yang mengkaji
komunikasi atau interaksi diantara pengguna dengan system.
5. Interaksi Manusia dan komputer atau human computer interaction (HCI)
merupakan sebuah disiplin ilmu yang mempelajari perancangan, implementasi
dan evaluasi system komputasi interaktif dan berbagai aspek terkait.
6. Menurut ahli User Interface (Lastiansah, 2012) adalah cara program dan pengguna berinteraksi.

Nah, itu dia yah pengertian user interface menurut para ahli. artinya tidak diragukan lagi ya keabsahannya. oke lanjut ya :

baik yang pertama, pastikasn kamu semua sudah install powerpoint kamu ya. meskipun produksial pasti sudah terinstal pada OS windows atau lainnya. tapi saya ini cukup mengingatkannya ya. yang kedua, adlah insert mockup yang sebelumnya telah kamu. kalo lupa lagi mockup itu apa buka link ini.  oke setelah kamu insert mockup kamu ke power point lalu kamu preposisikan mockup kamu dengan baik. artinya pada penerapan user interface ini kamu itu sedang menerapkan fungsi aplikasi seperti tombol back, next, notifikasi yang akan muncul (perlu diingat! ini belum aplikasi yang sesungguhya karena tidak memakai database) dll. tepatkan semua mockup anda dengan tepat sesuai dengan alur kerja aplikasi yang kamu buat. misalnya, kamu punya aplikasi jual beli online. Nah, dalam aplikasi itu kan tentu ada tuh, fungsi untuk memasukkan pesanan (seperti pada aplikasi shopee itu memasukkan ke keranjang). jadi pada fungsi memesan itu user interface kamu  bisa berfungsi untuk berpindah ke menu selanjutnya sesuai dengan perintah.

baik, demikian mungkin cukup. artikel ini masih terlalu banyak untuk dikoreksi. cari sumber terpercaya aga akamu jadi yang terpercaya orang lain. mohon koreksiannya, karena penulis masih belajar dalam membuat sebuah artikel. terima kasih semoga bermanfaat.


Macam-macam Audio


{repost}
Baiklah sobat netizen, kali ini perkenankan saya merepost artikel mengenai penjelasan tentang format audio. yuuk kita ulang baca..

Inilah Jenis-jenis format audio, ada berbagai macam format atau ekstensi audio yang dapat ditemui sehari-hari, tapi yang lazimnya dikenal oleh masyarakat antara lain :

1. MP3 adalah (MPEG, Audio Layer 3)  suatu format audio yang dikembangkan oleh Fraunhoper Institude dengan memiliki bitrate 128 kbps. Dalam waktu yang singkat MP3 menjadi format paling populer dalam dunia musik digital, sebab ukuran filenya yang kecil dan juga kualitasnya tidak kalah dengan CD Audio.

2. WAV adalah suatu format audio yang merupakan standar suara dari de-facto di Windows. Awalnya format jenis ini dijadikan jembatan untuk penghubung file yang akan dikonversi keformat yang lainnya. Tetapi seiring berkembangnya zaman, banyak para pengguna yang melewati tahap ini, pengguna dapat mengkonversi file secara langsung ke format yang diinginkannya. Format  ini jarang sekali dipakai sebab ukuran filenya yang lumayan agak besar.

3. AAC (Advanced Audio Coding) adalah suatu format audio yang menjadi standar untuk MPEG (Motion Picture Experts Group). Sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997, sample rate yang ditawarkan sampai dengan 96 KHz atau 2 (dua) kali sample rate MP3 (MPEG, Audio Layer 3). Kualitas format audio dengan ini cukup baik sekali, bahkan pada bitrate yang paling rendah sekalipun. Salah satu pengguna format audio ini ialah iTunes, toko musik online besutan Apple dan juga piranti atau perangkat pendukung terkemuka untuk format audio ini juga berasal dari produknya Apple yaitu Ipod.

4. WMA (Windows Media Audio) adalah suatu format audio yang ditawarkan oleh perusahaan teknologi terbesar di dunia yaitu Microsoft Corporation. Format audio yang satu ini sangat disukai oleh vendor musik online sebab dukungannya terhadap DRM (Digital Right Management) yaitu suatu fitur yang dipakai untuk mencegah pembajakan musik. Selain itu, menurut isu atau gosip yang beredar format audio ini memiliki kualitas yang lebih baik dari pada formaat AAC maupun MP3.

5. Ogg Vorbis adalah satu-satunya format audio yang garatis atau terbuka untuk umum. Kelebihannya ialah terletak pada kualitas audio yang tinggi walaupun pada bitrate rendah sekalipun.

6. Real Audio adalah suatu format audio yang sering ditemui pada bitrate rendah. Format jenis ini dikembangkan oleh RealNetworks, digunakan untuk layanan streaming audio pada bitrate 128 kbps atau lebih dengan memakai standar AAC MPEG-4.

7. MIDI adalah suatu format audio yang biasanya digunakan untuk ringtone pada handphone, sebab ukuran filenya yang kecil tapi sayangnya format audio ini hanya cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer.

Rabu, 22 April 2020

penerapan user interface



Disore kali ini, saya akan membagikan sebuah artikel mengenai penerapan user interface. kalau di artikel yang sebelum-sebelumnya saya sudah jelaskan tahapan-tahapan dalam pembuatan aplikasi. Nah, dikali ini nih kita sudah memasuki tahapan yang bisa dibilang important banget yakni penerapan user interface pada aplikasi. lagi-lagi, tahapan pekerjaan ini membutukan ketekunan kamu dalam merancangnya. oleh karena itu, lakukanlah dengan baik sehingga nantinya hasilnya memuaskan. 
dalam menerapkan user interface kita dapat menggunakan fungsi dari berbagai aplikasi(untuk catatan : kita tidak dahulu menggunakan database) untuk menerapkan user interface nya. baiklah langsung saja, berikut ini merupakan langkah ataupun cara dalam menerapkan user interface pada microsoft powerpoint. tetapi, sebelumnya kita akan ulangi lagi apa itu pengertian user interface menurut para ahli supaya kamungga lupa ya :

PENGERTIAN UI MENURUT PARA AHLI

1. Menurut Baecker dan Buxton [dalam PRE94] HCI ini didefinisikan sebagai
”serangkaian proses, dialog dan tindakan melalui mana pengguna manusia
mempekerjakan dan berinteraksi dengan komputer”.
2. Menurut ACM-SIGCHI [dalam PRE94] menuliskan definisi tentang HCI
sebagai berikut HCI adalah disiplin yang berkaitan dengan desain, evaluasi dan
pelaksanaan sistem komputasi interaktif untuk digunakan manusia dan dengan
studi fenomena utama yang mengelilingi mereka.
3. Human Computer Interaction (HCI) atau diartikan sebagai interaksi computer
manusia, adalah multi disiplin yang focus pada desain, evaluasi dan implementasi
dari interaksi system computer yang digunakan oleh manusia dan hal lain yang
berada disekitarnya (preece et. al, 2002).
4. Human Computer Interaction merupakan suatu disiplin ilmu yang mengkaji
komunikasi atau interaksi diantara pengguna dengan system.
5. Interaksi Manusia dan komputer atau human computer interaction (HCI)
merupakan sebuah disiplin ilmu yang mempelajari perancangan, implementasi
dan evaluasi system komputasi interaktif dan berbagai aspek terkait.
6. Menurut ahli User Interface (Lastiansah, 2012) adalah cara program dan pengguna berinteraksi.

Nah, itu dia yah pengertian user interface menurut para ahli. artinya tidak diragukan lagi ya keabsahannya. oke lanjut ya :

baik yang pertama, pastikasn kamu semua sudah install powerpoint kamu ya. meskipun produksial pasti sudah terinstal pada OS windows atau lainnya. tapi saya ini cukup mengingatkannya ya. yang kedua, adlah insert mockup yang sebelumnya telah kamu. kalo lupa lagi mockup itu apa buka link ini.  oke setelah kamu insert mockup kamu ke power point lalu kamu preposisikan mockup kamu dengan baik. artinya pada penerapan user interface ini kamu itu sedang menerapkan fungsi aplikasi seperti tombol back, next, notifikasi yang akan muncul (perlu diingat! ini belum aplikasi yang sesungguhya karena tidak memakai database) dll. tepatkan semua mockup anda dengan tepat sesuai dengan alur kerja aplikasi yang kamu buat. misalnya, kamu punya aplikasi jual beli online. Nah, dalam aplikasi itu kan tentu ada tuh, fungsi untuk memasukkan pesanan (seperti pada aplikasi shopee itu memasukkan ke keranjang). jadi pada fungsi memesan itu user interface kamu  bisa berfungsi untuk berpindah ke menu selanjutnya sesuai dengan perintah. 

baik, demikian mungkin cukup. artikel ini masih terlalu banyak untuk dikoreksi. cari sumber terpercaya aga akamu jadi yang terpercaya orang lain. mohon koreksiannya, karena penulis masih belajar dalam membuat sebuah artikel. terima kasih semoga bermanfaat.

membuat sebuah logo dengan illustrator


Pada kali ini saya akan membagikan sebuah artikel yang saya dapat dari pengalaman saya ketika diberi tugas oleh dosen saya. Nah, untuk dikali ini saya akan menulis sebuah artikel mengenai bagaimana cara membuat logo dengan menggunakan adobe illustrator. membuat sebuah logo memang tidaklah seperti membalikkan telapak tangan yang dengan itu langsung selesai. namun, ketika belajar cara membuat logo maka sangat-sangat diperlukan kesabaran, pengetahuan serta ketekunan dari kamunya terlebih dahulu. setelah itu semua terpenuhi maka kamu aka n selalu merasa mudah ketika menemui berbagai kesulitan dalam belajar bagaimana cara membuat sebuah logo dengan hasil yang bagus. tidaklah dengan kesungguhan terhadap suatu pekerjaan melainkan akan menghasilkan hasil yang gagal. so, kamu harus sungguh ya, tekuni samai kamu dapat.

baiklah, langsung saja saya akan bagikan sekelumit tulisan saya mengenai bagaimana cara membuat sebuah logo dengan hasil yang baik.

dalam membuat sebuah desain logo, kita diharuskan menggunakan aplikasi editor. contoh aplikasi nya ialah adobe illustrator, correl draw dll. Nah, dipenjelasan kali ini saya akan jelaskan bagaiamana cara membuat sebuah logo yang baik dengan hasilnya baik menggunakan aplikasi adobe illustrator. Pertama, pastikan ada sudah meng-install aplikasi nya terlebih dahulu. bisa kamu install disini ya adobe.com. oh iy, perlu diingat aplikasi yang kita gunakan ini berbayar ya, jadi kamu juga harus sisihkan uang kamu sebgaian buat nekuni pekerjaan kamu ini, hehe. so, tapi tenang, karena dari pihak produsen aplikasi (adobe) menyediakan 7 day free trial artinya kamu bisa pakai aplikasi ini secara gratis selama 7 hari. hehe, lumayan lah. baik, selanjutnya yang kedua, setelah kamu install aplikasinya, nah pada saat itu kamu tentuin terlebih dahulu atau sudah disiapkan sebelumnya rancangan logo yang akan kamu pada sebuah kertas skecth atau kertas apapun itu. ketiga, setelah itu, kamu bisa sisipkan sketch yang udah kamu gambar ke aplikasi adobe illustrator. keempat, kamu udah ngerti belum yah, tentang Golden Ratio, kalo udah kamu akan mudah nih mengerjakan rancangan logo kamu nantinya. Golden Ratio adalah sebuah rancangan objek berbentuk ellipse atau lingkaran. Nah, jadi dari itu semua kamu nantinya akan menggunakan Golden Ratio sebagai rasio perbandingan gambar kamu untuk mempermudah pengerjaaan rancangan logo kamu. Nah, setelah itu kamu rancang deh, logo kamu tadi itu. sabar, dan tekun ya. insya a Allah kamu berhasil. oiya, untuk postingan ini saya mohon maaf belum bisa tampilkan semua fungsi-fungsi yang akan digunakan untuk merancang logo kamu pada aplikasi  adobe illustrator. Karena, sayapun masih dalam tahapan pembelajaran. mudah-mudahan diwaktu lain saya bisa membagikan artikel nya ya.

mohon koreksiannya yah. artikel ini masih perlu sangat banyak koreksian. terima kasih. semoga bermanfaat.